Wednesday, June 22, 2011
MANGKUK YANG CANTIK, MADU DAN SEHELAI RAMBUT
MANGKUK YANG CANTIK, MADU DAN SEHELAI RAMBUT
Rasulullah SAW, dengan sahabat-sahabatnya Abakar r.a., Umar r.a., Utsman r.a., dan 'Ali r.a.,bertamu ke rumah Ali r.a.
Di rumah Ali r.a. istrinya Sayidatina Fathimah r.ha. putri RasulullahSAW menghidangkan untuk mereka madu yang diletakkan di dalam sebuah mangkuk yangcantik, dan ketika semangkuk madu itu dihidangkan sehelai rambut terikut di dalam mangkukitu.
Baginda Rasulullah SAW kemudian meminta kesemua sahabatnya untuk membuat suatuperbandingan terhadap ketiga benda tersebut (Mangkuk yang cantik, madu, dan sehelairambut).
Abubakar r.a. berkata, "iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang berimanitu lebih manis dari madu, dan mempertahankan iman itu lebih susah dari meniti sehelairambut".
Umar r.a. berkata, "kerajaan itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, seorang raja itu lebihmanis dari madu, dan memerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut".
Utsman r.a. berkata, "ilmu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang menuntutilmu itu lebih manis dari madu, dan ber'amal dengan ilmu yang dimiliki itu lebih sulit dari menitisehelai rambut".
'Ali r.a. berkata, "tamu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, menjamu tamu itu lebihmanis dari madu, dan membuat tamu senang sampai kembali pulang ke rumanya adalah lebihsulit dari meniti sehelai rambut".
Fatimah r.ha.berkata, "seorang wanita itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik,wanita yang ber-purdah itu lebih manis dari madu, dan mendapatkan seorang wanita yangtakpernah dilihat orang lain kecuali muhrimnya lebih sulit dari meniti sehelai rambut".
Rasulullah SAW berkata, "seorang yang mendapat taufiq untuk ber'amal adalah lebih cantikdari mangkuk yang cantik ini, ber'amal dengan 'amal yang baik itu lebih manis dari madu, danberbuat 'amal dengan ikhlas adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut".
Malaikat Jibril AS berkata, "menegakkan pilar-pilar agama itu lebih cantik dari sebuahmangkuk yang cantik, menyerahkan diri; harta; dan waktu untuk usaha agama lebih manis dari madu, dan mempertahankan usaha agama sampai akhir hayat lebih sulit dari meniti sehelairambut".
Allah SWT berfirman, " Syurga-Ku itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik itu, nikmat syurga-Ku itu lebih manis dari madu, dan jalan menuju syurga-Ku adalah lebih sulit dari meniti sehelairambut".
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment